![]() |
| DewaDominoQQ |
Pencarian korban yang dimangsa buaya di Jalan Ir Soekarno, RT 17, Muara Jawa, Kutai Kartanegara tepatnya di Sungai TB, di depan Jety BRE, dihentikan. Kemarin siang, semua personel sudah kembali ke dermaga.
Setidaknya ada empat pawang yang datang dari berbagai unit, untuk
mencari dua korban yang telah dimangsa buaya. Upaya untuk bisa segera menemukan
korban, mulailah melakukan sweeping dengan kecepatan, untuk menggunakan bantuan
pawang.
Bahkan sejumlah ritual dengan memasukkan beras ketan hitam,
nasi ketan merah dan bahan lainnya, ditempatkan dan diletakkan disekitar tempat
kejadian. Sampai saat ini ada empat pawang yang telah diturunkan,
termasuk salah satu pawang yang juga menjadi
korban keganasan reptil tersebut.
Sekitar pukul 18.00 Wita, tim pencari yang terdiri dari Polri
dan TNI melakukan pencarian disemua luas sungai, namun tidak ada tanda-tanda nampaknya
mayat.
"Kami masih menunggu penanganan lain dari Kutai Lama,
mungkin besok ada di sini, pawang tersebut dikatakan sebagai penangkap buaya yang
paling berhasil," kata Kepala Kecamatan Muara Jawa, Safruddin, Sabtu
(16/09/2017).
Warga sekitar sering aktif di pinggir sungai, mulai dari
memancing, mandi dan mencuci. Peristiwa serangan buaya ke warga untuk pertama
kalinya baru ini terjadi.
"Ini pertama kalinya, warga sering bergerak disamping
sungai ini," katanya.
Meski warga kerap melihat tampilan buaya, namun warga tetap
melakukan aktivitas di sekitar sungai.
"Orang sering melihat buaya muncul, tapi karena belum
pernah ada kejadian, membuat warga tetap aktif di sungai," katanya.
Sementara itu, pencarian dengan menyisir ke semua area sungai telah dilakukan
tim pencari dari Polri dan TNI, sejauh kurang lebih 2 kilometer, namun belum
menemukan tanda-tanda adanya tubuh korban.
"Saat kita menyisirnya, kita melihat tampilan buaya,
tapi kita tahu kalau itu buaya yang menyerang korban, karena tubuh korban tidak
kita lihat," kata salah satu personil pencari, Brigpol Ari Okma, Satpolair
Polres Kutai. Kartanegara.
Dilaporkan sebelumnya, Jumat (15/09/2017), Arjuna (16)
menjadi korban pertama keganasan buaya
itu saat berada di tepi sungai. Sabtu (16/09/2017) siang, pawang yang ingin menangkap seekor
buaya, malah menjadi korban keganasan buaya, Supriyanto (38) menjadi korban
berikutnya.
Sampai 19:00 Wita, tim pencari telah berhenti melakukan pencarian.




No comments:
Post a Comment