![]() |
| DewaDominoQQ |
Rahasia Waktu pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY
akhirnya terjawab. Pemkot DIY akhirnya mendapat kepastian pelantikan Sri Sultan
HB X dan Paku Alam X selaku Gubernur DIY dan Wakil Gubernur DIY akan dilakukan
pada tanggal yang indah yaitu 10 - 10
Kepastian ini didapat dari pemerintah daerah DIY pada Senin
(9/10) pukul 15.30. Selain itu, pemerintah pusat juga memastikan agar
Sultan-Paku Alam akan diresmikan oleh Presiden Jokowi Selasa (10/10) pukul
16.00 di Istana Negara Jakarta.
"Informasi ini kami terima secara lisan dari Jakarta,
beritanya baru masuk jam tiga tiga puluh kemarin “ kata Sekretaris Daerah
Pemerintah Daerah Yogyakarta Gatot Saptadi melalui telepon seluler, Senin (9/10
/ 2017).
Mantan Kepala BPBD DIY tidak tahu secara detail mengapa ada
perubahan jadwal peresmian. Sebelumnya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah
Kemendagri, Sumarsono, mengatakan peresmian kepala daerah DIY akan digelar pada
16 Oktober mendatang. Artinya, akan ada lowongan untuk kepala daerah DIY selama
enam hari, setelah masa jabatan Sultan-Pakualam periode 2012-2017 berakhir hari
ini.
"Mungkin, salah satu pertimbangan utama pelantikan yang
dilakukan saat ini terkait dengan berakhirnya masa jabatan sehingga tidak ada
lowongan kerja, jangan sampai ada PLT (gubernur-deputi gubernur), saya tidak
tahu itu keputusannya. di pusat, "kata Gatot.
Dia menyatakan, jika ada dinamika yang menentukan jadwal
peresmian, karena Kemendagri secara administratif bertanggung jawab mengatur
jadwal. Jika ada Direktur Jenderal Otda yang menyatakan bahwa peresmian satu
minggu ke depan, maka keputusan terakhir ada di tangan Presiden Jokowi.
"Nah, ora reti (tidak tahu)," jawab Gatot saat
disebutkan apakah ada lobi tertentu. "Kami tidak membicarakan lobi, yang
jelas keputusannya ada di RI 1," lanjutnya.
Meski begitu, Gatot menyatakan belum benar-benar merasa lega
meski jadwal resmi peresmian tersebut.
"Leganya saat ada peresmian, sudah
dilantik, lego baru saya," katanya.
Pejabat hadir
Sementara itu, sejumlah pejabat struktural di Pemprov DIY
dan DIY akan hadir dalam acara peresmian, disamping Sultan-Paku Alam beserta
keluarganya. Ada juga pejabat instansi vertikal DIY, walikota di DIY, dan unit
kerja pendukung peralatan daerah, yang akan berpartisipasi.
"Pokoknya, kita katakan jadwal peresmian besok. Jika
undangan terkait kita sesuaikan. Artinya, nanti mungkin ada kendala transportasi
dan lain-lain, Informasi Jakarta juga
baru tau malam ini (kemarin), "kata Gatot menguraikan.
Ini merupakan pelantikan kedua Sri Sultan Hamengkubuwono
sebagai Gubernur DIY setelah UU No. 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY
disahkan. Peresmian pertama berlangsung di Gedung Agung Yogyakarta, lima tahun
yang lalu, oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Tidak bisa maju
Sebelumnya, Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam
Negeri, Sumarsono, Senin (9/10) menyebutkan tanggal ke wartawan usai bertemu
dengan pejabat pemerintah daerah di Kantor Sekretariat Daerah DIY. Sumarsono
juga bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Peresmiannya pada 16 Oktober 2017, mengundurkan diri enam
hari dari masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2012-2017 yang
berakhir pada hari Selasa (10/10) hari ini.
Untuk mengisi kekosongan selama enam hari, Menteri Dalam
Negeri menunjuk Sri Sultan sebagai Gubernur Pelaksana Yogyakarta.




No comments:
Post a Comment