LightBlog

Saturday, October 7, 2017

Jakarta kembali dihebohkan dengan penemuan tempat pesta Gay, Berkedok tempat Gym dan Spa

DewaDominoQQ
Pada bulan Mei 2017, pesta gay menghancurkan Polda Metro Jaya Utara di kawasan Kelapa Gading.

Kemarin malam, ganti Polda Metro Jakarta Pusat untuk membongkar pesta gay dari TI Sauna yang berada di Ruko Plaza Harmoni Blok A, Jalan Suryopranoto, Gambir, Jakarta Pusat. Lokasi pesta gay ini berjarak sekitar 1 kilometer dari kawasan Istana, dimana Presiden Joko Widodo dan ajudannya ditempatkan setiap hari. Posisinya berhadapan dengan Kantor Sekretariat Negara (Setneg).

Dari pagar terluar Setneg, hingga ke lokasi spa sudah cukup berjalan kurang dari 10 menit. Dari hasil razia tersebut, diamankan 51 pelaku dan penyelenggara pesta gay. saat diamankan, ada juga hubungan sesama jenis.

Kepala Humas Polda Komisaris Polda Metro Jaya Argo Yuwono menjelaskan, pengungkapan pesta gay ini berawal dari informasi publik bahwa ada tempat yang diduga menyediakan pelacuran seks sesama jenis (LGBT) di TI Sauna. Berbekal informasi tersebut, Jumat (6/10/2017) sekitar pukul 22.00 WIB, tim yang dipimpin Mabes Polri AKBP Tahan Marpaung melakukan razia.
"Ada ditemukan jenis pelacuran yang sama (LGBT), maka penangkapan 7 orang selaku karyawan dan 51 orang sebagai aktor LGBT," kata Argo Yuwono dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Sabtu (7/10/2017).

Pelaku pelaku seks dan pengelola TI Sauna, lalu dibawa ke Polda Metro Jakarta Pusat. 51 orang kemudian dicatat dan diperiksa. Dari jumlah51 orang  itu ada 7 orang warga asing (WNA). Yakni empat 4 orang dari China, 1 Singapura, 1 Thailand, dan 1 Malaysia. Penyidik ​​kemudian menetapkan enam tersangka yaitu GG, GCMP, NS, TS, KN, dan HI.

"Dari keenam tersangka tersebut ada satu inisial DPO HI, dia pemiliknya," kata Argo.
Menurut Argo, keenam tersangka memiliki peran masing-masing seperti pemilik sauna, karyawan, persediaan barang seperti kondom dan mainan seks dan manajer.  Umur  pengunjung TI Sauna sekitar 20 sampai 30 tahun. Untuk pekerjaan ada karyawan, mahasiswa, dan pengangguran.

Harga Rp 165 Ribu

Kapolres Metro Jakarta Pusat Pol Kombes Suyudi Ario Seto menjelaskan, sauna tersebut diduga sudah lama beroperasi di sana. Untuk menyamarkan operasinya, lokasi tersebut dikemas menjadi tempat Spa dan Gym. Pengunjung yang ingin masuk, diharuskan membayar Rp 165 ribu.

"Bayar Rp 165 ribu, itu diberi alat kontrasepsi dan pelumas," jelas Kombes Suyudi.
Hal senada disampaikan Kombes Argo, bahwa izin tempat itu murni untuk spa.

"Izin itu spa murni, soal berapa banyak uang beredar di sana, kita tidak bisa bilang," kata Argo.
Pada saat ke tempat tersebut, para pengunjung biasanya membawa pasangan sesama jenis dari luar atau bisa memesan di tempat tersebut.

"Tempat Spa dan Gym ini bisa berduaan bersama, sudah menemukan pasangan kemudian pergi ke spa," kata Kombes Suyudi.

Saat dibawa ke Polda Metro Jaya, 51 lelaki gay menutupi wajahnya dengan baju. Mereka terus memandang rendah rasa malu saat diabadikan dengan kamera.

Kedok

Salah satu Office Boys yang bekerja di TI Sauna mengungkapkan bahwa semua fasilitas Spa dan gym di lokasi itu hanya sebuah cover.

"Tidak ada spa hanya topeng," kata OB TI Sauna yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, salah satu pengujung yang saat ini juga diamankan di Polda Metro Jakarta Pusat mengaku datang ke tempat hanya untuk gym. Pria yang enggan diberi nama tersebut mengaku seminggu sekali untuk datang ke lokasi, dan ia pun mengaku mengatahui lokasi dari internet.

"Saya datang sendiri, kadang seminggu sekali, dari google, untuk tarif bervariasi antara Rp 165 ribu, tapi ada juga yang murah," kata pria itu selalu menunduk dan menutupi wajahnya.

Kombes Argo Yuwono menambahkan saat penggerebekan, suasananya di lokasi yang gelap sehingga tidak diketahui secara pasti apa yang dilakukan.


"Atmosfernya gelap, jadi kami akan periksa saksi, kalau begitu kita akan bilang lagi," kata Argo.

No comments:

Post a Comment

Adbox