LightBlog

Tuesday, October 10, 2017

Anies-Sandi dikabarkan akan nganggur 6 bulan kedepan, dan Janji yang tidak dapat diwujudkan

DewaDominoQQ
Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta segera dilantik, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, akan menganggur selama enam bulan pertama kepemimpinannya. Alasannya, tidak ada program Anies-Sandi yang masuk utuh ke perubahan APBD 2017. Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik membenarkan hal ini.

Menurut Taufik, eksekutif terlalu mengabaikan Anies-Sandi, sampai-sampai tidak mau memasukkan program yang menjadi janji politik Anies-Sandi.

"Para eksekutif seharusnya memberi ruang bagi Anies-Sandi untuk memenuhi janji politiknya," kata Taufik.

Alasan pemerintah kota, kata Taufik, program Anies-Sandi terputus dengan program saat ini.

"Programnya harus punya nama, itu harus dibuat sesuai namanya," kata Taufik.

4 Janji Anies-Sandi yang sangat tidak mungkin terwujud
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memiliki banyak janji kepada warga Jakarta. Janji tersebut disampaikan dalam berbagai kesempatan dalam kampanye Pemilukada 2017. Janji Anies-Sandi disampaikan baik di putaran pertama maupun putaran kedua.

Keduanya sekarang resmi menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI. Karena itu, mereka harus segera menyadari janji ini atau akan ditagih oleh warga Jakarta. Apalagi, janji itu menyangkut kepentingan warga Jakarta dan banyak berpengaruh pada elektabilitasnya.

Anies-Sandi mengungkapkan setidaknya 11 janji yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan warga Jakarta. Janji-janji itu ada yang bersifat sangat umum atau sulit diukur,dan sulit diterapkan karena berbagai alasan. Tantangan pertama adalah Anies-Sandi akan menghadapi pemerintah pusat. Tantangan kedua, Anies-Sandi akan kesulitan mencari sumber pendanaan. Tantangan ketiga, Anies-Sandi akan tersandung pada peraturan dan birokrasi yang ada atau yang berbelit-belit.

Inilah janji Anies-Sandi yang sulit dilakukan

1. Hentikan reklamasi Pantura

Proyek reklamasi telah berjalan, tidak hanya di era pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tapi juga di era gubernur pendahulunya. Anies-Sandi akan merasa kesulitan untuk menghentikan aktivitas kelautan secara menyeluruh karena akan menghadapi pemerintah pusat.

Menteri Koordinator Kelautan Luhut Binsar Panjaitan secara terbuka meminta agar Anies-Sandi meninjau kembali rencana tersebut untuk menghentikan reklamasi karena proyek tersebut dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu, kebijakan tersebut juga akan menghadapi investor raksasa yang telah menguasai ekonomi Indonesia.

2. Rumah dengan DP Nol Persen

Banyak pihak mengatakan, satu janji yang sangat kuat dan mampu menarik perhatian publik Jakarta adalah pembangunan rumah dengan uang muka (DP) nol persen. Tapi masalahnya, membangun rumah dan kemudian menjualnya dengan DP nol persen di Jakarta sangat tidak masuk akal.

Harga tanah di Jakarta sudah puluhan juta rupiah. Biaya bangunan per meter persegi sudah di atas Rp 2 juta. Karena itu, Anies akan kesulitan mencari pemodal untuk membiayai program tersebut. Pasangan Anies-Sandi sampai saat ini belum pernah menunjukkan model atau skema pembayaran rumah DP Nol persen ini.

3. Membangun 200.000 Pengusaha  Baru.

Janji untuk menciptakan pengusaha baru di Jakarta sebagian besar disampaikan oleh Sandiaga Uno yang memiliki latar belakang seorang pengusaha. Dia dengan penuh semangat menyampaikan konsepnya melalui program Oke Oce. Di Jakarta ada 44 kabupaten dan di setiap kecamatan akan dibangun setidaknya satu tempat untuk mendidik calon pengusaha baru.

Justru masalahnya, menjadikan seseorang sebagai entrepreneur bukan hanya sekedar masalah modal saja. Yang lebih penting dari itu adalah mengubah pola pikir. Cara orang berpikir bahwa pebisnis harus berubah menjadi pola pikir pebisnis.

Mengubah tantangan menjadi sebuah peluang merupakan syarat wajib menjadi pengusaha sukses. Karena itu, mencetak 200.000 wirausahawan dalam 5 tahun bukanlah pekerjaan yang mudah bagi Sandi dan timnya.

4. Integrasi Seluruh Mode Transportasi di Jakarta

Ini adalah program yang menarik perhatian bukan hanya warga Jakarta tapi juga yang aktif di ibu kota. Untuk bisa memecah kemacetan, salah satu solusi pasti adalah menggerakkan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum. Pemilik angkutan umum tidak seluruhnya berbentuk badan usaha. Sebenarnya sebagian besar milik individu. Dan di beberapa daerah di Jakarta, angkutan umum dikendalikan oleh pengangkutan 'preman' atau omprengan, pelat hitam kendaraan.

Karena itu, menjadikannya semua dalam satu jaringan yang terhubung, meski hanya menggunakan satu kartu untuk digunakan di semua transportasi, nampaknya sebuah kemustahilan bisa teralisasi dalam waktu 5 tahun.

Itulah beberapa janji Anies-Sandi yang akan sulit diimplementasikan dan bisa jadi hanya PHP (Pemberi Harapan Palsu).

Janji-Janji lainnya adalah:

1. Memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar dalam bentuk Kartu  Jakarta Pintar Plus, sehingga bisa digunakan juga oleh orang berusia 6-21 tahun yang tidak bersekolah, namun memiliki keinginan untuk mengikuti keterampilan dan kursus pelatihan.
2. Memperluas Manfaat Kartu Jakarta Sehat dalam bentuk Kartu Jakarta Sehat Plus, dengan menambahkan fasilitas khusus untuk guru mengaji, guru Sekolah Minggu, penjaga ibadah, penceramah, dan pemuka agama.
3. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan dengan mengintegrasikan dunia bisnis ke dalamnya, sehingga menghasilkan lulusan yang langsung diserap ke dunia kerja dan berwirausaha.
4. Memberikan kredit usaha perempuan mandiri untuk memberdayakan perempuan di Jakarta.
5. Mengatasi kesenjangan modal dengan menjadikan Kepulauan Seribu sebagai Kepulauan Pembangunan Independen dengan menyediakan fasilitas infrastruktur, ketenagakerjaan, pendidikan dan kesehatan bagi seluruh warganya, dan menjadikannya sebagai pusat inovasi konservasi ekologis.
6. Meningkatkan kesejahteraan pegawai Infrastruktur dan Penempatan Fasilitas Umum (PPSU).
7. Meningkatkan bantuan sosial untuk rumah ibadah, lembaga pendidikan agama, lembaga sosial, Sekolah Minggu, dan Majelis Taklim berdasarkan asas proporsionalitas dan keadilan.

No comments:

Post a Comment

Adbox